Thursday, February 28, 2008

News

Dear Colleagues,

Please find below a robbery incident that took place in a blue taxi in Kemang during he weekend.
On 23 Feb 08, at approx. 2100 hrs, two foreign females and Non-UN staff were robbed and beaten after they took a dark blue taxi with 4 stripes on Jalan Kemang Selatan, Mampang Prapatan, South Jakarta. The incident happened when two men suddenly appeared and forced themselves inside the taxi near the McDonald Fast Food, Kemang area. They beat and subsequently held up by the females in the taxi. One of the victims managed to jump out of the taxi while her companion was dumped at the vicinity of the Indonesian Stock Exchange building. The victims were robbed of mobile phone, camera, and passport and cash money. The incident is currently under investigation by the police.
Considering the circumstances of the above incident, it would appear that the two foreigners mistakenly took a blue color taxi, thinking it was a Blue Bird. In order to avoid similar incidents, staff members are encouraged to be extra careful when taking taxis especially at night. If possible, staff should avoid taking taxis along the streets especially if they look suspicious. It is safer to either call the Blue bird taxi office or arrange through concierge or taxi service attendant. A copy of the Blue Bird Group Taxi, their contact numbers is attached for reference.
UNDSS would be grateful if this advisory is disseminated to all your colleagues for their information and guidance.
Best regards,

Wednesday, February 27, 2008

True Story ( True Love )

MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT
> Based on True Story..

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja
bahkan sudah mendekati malam,pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi
dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka menikah sudah lebih 32 tahun

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah
istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa
digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh
tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah
tidak bisa digerakkan lagi.
 
Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan
mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia
letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.
 
Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya
tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari
rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan
siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan
selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan
apa2 saja yg dia alami seharian.
 
Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak
suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap
berangkat tidur.
 
Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar
dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka,
sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.
>
Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka
sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah
tinggal dengan keluarga masing2 dan pak suyatno memutuskan ibu mereka dia yg
merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.
 
Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata " Pak kami ingin sekali merawat ibu
, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan
keluar dari bibir bapak....... ..bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu" .
 
dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya "sudah yg keempat
kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya,
· kapan bapak menikmati masa tua bapak
· dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan
merawat ibu sebaik-baik secara bergantian".
 
Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka..."
Anak2ku .......... Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu,
mungkin bapak akan menikah..... .tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian
disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian..
sejenak kerongkongannya tersekat,... kalian yg selalu kurindukan hadir
didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan
apapun.
coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.
  kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia
meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang,
kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain,
bagaimana dengan ibumu yg masih sakit."
Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno
  merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno..
  dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu..
  Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta
 untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada suyatno
kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2..
disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio
kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah pak Suyatno bercerita.
"Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya,
tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian ) adalah kesia-siaan.
Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya,
dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya,
mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata,
dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..
 Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu
 merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk
 mencintainya apa adanya... sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya
 apalagi dia sakit,,,"

Tuesday, February 26, 2008

my first blog

Friends,
Talk to God, walk with God!....have a wonderful day.
GBU all,
Grady 

CHRIST like WAYS TO REDUCE STRESS ...

An Angel says, 'Never borrow from the future. If you worry about what may happen tomorrow and it doesn't happen, you have worried in vain. Even if it does happen, you have to worry twice.'

1. Pray
2. Go to bed on time.
3. Get up on time so you can start the day unrushed.
4. Say No to projects that won't fit into your time schedule, or that will compromise your mental health.
5. Delegate tasks to capable others .
6. Simplify and unclutter your life.
7. Less is more. (Although one is often not enough, two are often too many.)
8. Allow extra time to do things and to get to places.
9. Pace yourself. Spread out big changes and difficult projects over time; don't lump the hard things all together.
10. Take one day at a time.
11. Separate worries from concerns . If a situation is a concern, find out what God would have you do and let go of the anxiety . If you can't do anything about a situation, forget it.
12. Live within your budget; don't use credit cards for ordinary purchases.
13. Have backups; an extra car key in your wallet, an extra house key buried in the garden, extra stamps, etc.
14. K.M.S. (Keep Mouth Shut). This single piece of advice can prevent an enormous amount of trouble.
15. Do something for the Kid in You everyday.
16. Carry a Bible with you to read while waiting in line.
17. Get enough rest.
18. Eat right.
19 Get organized so everything has its place.
20. Listen to a tape while driving that can help improve your quality of life.
21. Write down thoughts and inspirations.
22. Every day, find time to be alone.
23. Having problems? Talk to God on the spot. Try to nip small problems in the bud. Don't ait until it's time to go to bed to try and pray.
24. Make friends with Godly people.
25. Keep a folder of favorite scriptures on hand.
26. Remember that the shortest bridge between despair and hope is often a good 'Thank you Jesus.'
27. Laugh.
28. Laugh some more!
29. Take your work seriously, but not yourself at all.
30. Develop a forgiving attitude (most people are doing the best they can).
31. Be kind to unkind people (they probably need it the most).
32. Sit on your ego.
33 Talk less; listen more.
34. Slow down.
35. Remind yourself that you are not the general manager of the universe.
36 . Every night before bed, think of one thing you're grateful for that you've never been grateful for before. GOD HAS A WAY OF TURNING THINGS AROUND FOR YOU.

'If God is for us, who can be against us?'
(Romans 8:31)